KRL Green Line Sempat Mati Lampu Akibat Gangguan Listrik, KCI Jelaskan Penyebabnya
KRL Green Line Mati Lampu, Gangguan Listrik di Parungpanjang

KRL Green Line Alami Pemadaman Lampu, Gangguan Listrik di Jalur Parungpanjang-Cilejit

Kereta rel listrik (KRL) Green Line pada relasi Tanah Abang-Rangkasbitung sempat mengalami pemadaman lampu pada sore hari, Senin (13/4/2026). Insiden ini terjadi akibat gangguan teknis pada listrik aliran atas di jalur tersebut, yang menyebabkan suasana di dalam gerbong menjadi gelap untuk beberapa saat.

Pernyataan Resmi dari KAI Commuter Indonesia

Corporate Secretary Vice President KAI Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda, mengonfirmasi kejadian ini. "Betul, tadi jam 16.10 WIB ada gangguan teknis pada listrik aliran atas pada jalur antaran Stasiun Parungpanjang - Stasiun Cilejit," ujarnya. Dia menegaskan bahwa gangguan tersebut tidak berlangsung lama dan sudah normal kembali dalam waktu singkat.

Karina menambahkan, "Gangguan hanya berlangsung selama 1 menit dan sudah normal kembali sehingga tidak berdampak pada adanya keterlambatan KA." Hal ini menunjukkan bahwa operasional commuterline lainnya tetap berjalan lancar tanpa efek gangguan yang signifikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengalaman Penumpang yang Terekam dalam Video

Salah seorang penumpang KRL Green Line membagikan video singkat yang merekam momen ketika listrik padam di kereta yang ditumpanginya. Dalam video tersebut, terlihat suasana gerbong kereta sempat gelap karena mayoritas lampu padam. Kondisi di dalam KRL tampak tidak terlalu padat penumpang saat kejadian berlangsung.

Penumpang tetap tenang dengan pintu kereta yang masih tertutup dan sebagian besar duduk atau berdiri di posisi masing-masing. Tak lama kemudian, lampu di dalam gerbong KRL kembali menyala, menandakan normalnya aliran listrik. Insiden ini menjadi perhatian publik terkait keandalan sistem transportasi massal di wilayah Jabodetabek.

Dampak dan Respons dari Operator

KCI menekankan bahwa gangguan ini bersifat sementara dan tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta api lainnya. Insiden gangguan pada listrik aliran atas di jalur tersebut tidak menimbulkan efek gangguan perjalanan pada commuterline lainnya, jelas Karina. Hal ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran penumpang akan keterlambatan atau masalah keselamatan.

Dengan penanganan yang cepat, KRL Green Line kembali beroperasi normal setelah pemadaman singkat tersebut. Kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin infrastruktur listrik untuk mendukung kelancaran transportasi publik di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga