Sebuah unggahan di media sosial Instagram mengingatkan bahwa anak-anak usia di bawah 7 tahun tidak dianjurkan untuk menyaksikan proses pemotongan hewan kurban. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa anak dapat mengalami trauma hingga meniru perbuatan tersebut pada objek lain.
Peringatan dari Akun Instagram
Akun @ten***************** menulis, "Guys aku mau reminder buat kalian yang punya anak dibawah umur 7 tahun, JANGAN diajak lihat penyembelihan hewan Qurban ya", pada Selasa (26/5/2026). Menurutnya, anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan dapat tanpa sengaja melihat langsung proses penyembelihan yang dilakukan secara ramai-ramai.
Dampak Psikologis pada Anak
Para ahli psikologi anak menyarankan agar orang tua lebih berhati-hati dalam memperkenalkan tradisi kurban kepada anak usia dini. Anak di bawah 7 tahun belum mampu memahami konsep kematian dan pengorbanan secara abstrak, sehingga menyaksikan pemotongan hewan dapat menimbulkan ketakutan, kecemasan, atau bahkan perilaku meniru yang tidak diinginkan.
Orang tua disarankan untuk memberikan penjelasan sederhana tentang makna kurban tanpa perlu memperlihatkan proses pemotongan secara langsung. Alternatif lain, anak dapat diajak melihat hewan kurban sebelum disembelih atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti pembagian daging kurban.
Peringatan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mempertimbangkan kesiapan mental anak sebelum memperkenalkan tradisi yang melibatkan kekerasan visual.



