Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Belum Pernah Tes Kesehatan Mental
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa permasalahan kesehatan mental di Indonesia harus menjadi perhatian serius semua pihak. Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Senin (20/4/2026), Budi Gunadi mengungkapkan pengalaman pribadinya yang belum pernah menjalani pemeriksaan kesehatan mental hingga saat ini.
Sorotan dari Anggota DPR
Pembahasan ini bermula dari pernyataan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, yang menyoroti kondisi pasien tuberkulosis (TBC) yang seringkali juga mengalami beban psikologis berat. "Terkait dengan mental health yang dihubungkan dengan penderita tuberkolosis. Karena saya kira banyak studi beberapa jurnal yang hari ini sudah menunjukkan bahwa pasien TB ini juga mengalami suatu kondisi mental beban psikologis yang tidak ringan," kata Putih Sari dalam rapat tersebut.
Menanggapi hal itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia masih jarang memeriksakan kesehatan mental mereka. "Pak Sihar sama Ibu Putih TBC ada mentalnya. Bu, mental itu semua kita baru tahu begitu dicek kesehatan gratis, mental itu emang banyak masalahnya. Dulu tuh nggak pernah dites aja. Jadi mungkin ibu-ibu yang ada di sini atau saya gitu, kita nggak tahu juga bahwa kita punya masalah mental juga," ujarnya.
Tekanan Mental pada Pejabat
Budi Gunadi menekankan bahwa baik jajaran Kementerian Kesehatan maupun anggota DPR RI bisa saja mengalami masalah kesehatan mental tanpa disadari. "Karena nggak pernah dites. Beda dengan tekanan darah, gula darah, kan kita dites terus. Aku rasa, ya mungkin baik yang duduk di sini maupun yang duduk di sana juga kan pressure mentalnya besar-besar juga. Jadi saya memahami lah," jelasnya.
Ia kemudian bercerita secara terbuka bahwa dirinya sendiri belum pernah menguji kesehatan mental. "Mungkin saya yakin cek kesehatan mental pun belum tentu dilakukan. Kami sendiri, saya belum pernah uji kesehatan mental. Jadi saya nggak tahu, mungkin kalau diuji mungkin depresi juga saya, ya," ungkap Budi Gunadi dengan jujur.
Kesehatan Mental sebagai Syarat Caleg
Salah satu anggota Komisi IX DPR menyela pembicaraan dengan menyebutkan bahwa kesehatan mental menjadi salah satu syarat dalam pendaftaran calon legislatif (caleg). Menanggapi hal ini, Menkes menegaskan bahwa kesehatan mental tidak menular seperti penyakit fisik.
"Tapi bagusnya kesehatan mental itu tidak menular Bu, kesehatan mental itu tidak menular. Nah, memang ini kan sudah dilakukan bukan hanya yang TB, TB aja, Bu Putih ya. Ini kita lakukan untuk seluruh mulai dari usia sekolah, remaja, dewasa, dan lansia," kata Budi Gunadi.
Pentingnya Terapi dan Penanganan
Menkes juga menyoroti pentingnya persiapan terapi bagi generasi mendatang setelah masalah kesehatan mental terdeteksi. "Nah, memang yang harus kita persiapkan nantinya, mungkin generasi sesudah saya nih, adalah gimana terapinya karena begitu ketahuan itu kesehatan mental, itu kan perlu terapinya kan ada yang psikologis, ada yang sifatnya medis gitu kan," tambahnya.
Pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan kesehatan mental di semua lapisan masyarakat, termasuk di kalangan pejabat publik. Ia menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan mental seharusnya menjadi bagian rutin dari upaya menjaga kesehatan secara keseluruhan, sama seperti pemeriksaan tekanan darah atau gula darah.



