Jakarta - Kereta api Purwojaya dengan rute Gambir-Cilacap mengalami keterlambatan parah di Stasiun Jatinegara selama dua jam akibat kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Melalui pengumuman pengeras suara, petugas stasiun memberikan opsi pengembalian tiket penuh kepada penumpang yang ingin membatalkan perjalanan mereka.
Kronologi Kejadian
Kereta Purwojaya terhenti di Stasiun Jatinegara sejak pukul 21.15 WIB. Hingga pukul 23.32 WIB, kereta masih tertahan dan belum ada informasi pasti mengenai kapan perjalanan dapat dilanjutkan. Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para penumpang yang telah menunggu lama.
Opsi Refund Tiket
Petugas menginformasikan bahwa pengembalian tiket 100% diberikan kepada penumpang yang memutuskan untuk membatalkan perjalanan. Tiket dapat dikembalikan maksimal 7 hari di stasiun besar seperti Stasiun Jatinegara, Pasar Senen, atau Bekasi. "Tiket bisa dikembalikan 7 hari dari tanggal keberangkatan, bisa dikembalikan di stasiun Jatinegara, Pasar Senen maupun Bekasi, atas ketidaknyamanannya. Mohon maaf sebesar-besarnya," ujar petugas melalui pengeras suara.
Kondisi di Stasiun
Pantauan di Stasiun Jatinegara menunjukkan beberapa penumpang Purwojaya keluar dari peron dan bertanya kepada petugas mengenai informasi keberangkatan. Sebagian lainnya memilih bertahan di dalam kereta menunggu kepastian. Sementara itu, jalur kereta commuter line arah Bekasi mulai berangsur normal, meskipun sesekali kereta berhenti karena antrean.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius, dan KAI terus melakukan evakuasi serta penanganan korban. Artikel terkait: Gerbong Kereta Dipotong untuk Selamatkan Korban Tabrakan yang Terjepit.



