Satu Korban Hanyut di Bandung Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Dicari
Korban Hanyut di Bandung Meninggal, Satu Masih Dicari

Satu Korban Hanyut di Bandung Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian

Polresta Bandung mengonfirmasi bahwa satu korban hanyut di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.

Kronologi Kejadian yang Memilukan

Kapolsek Banjaran, Kompol Sudi Hartono, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari laporan yang diterima pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 15.42 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya seseorang yang hanyut di wilayah tersebut. Menurut keterangan saksi, beberapa warga, termasuk seorang orang tua, berupaya menolong, namun upaya tersebut tidak berhasil karena derasnya arus yang membawa korban.

"Informasi tadi sore, kami menerima laporan adanya seseorang yang hanyut. Saksi menyebut ada upaya pertolongan dari warga, tetapi korban tetap terbawa arus," kata Sudi, seperti dilansir Antara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Pertolongan yang Gagal

Lebih lanjut, Sudi mengungkapkan bahwa seorang petugas keamanan bernama Agus sempat berhasil menolong dan membawa korban ke tepi. Namun, arus yang sangat deras menyebabkan korban kembali hanyut, memperparah situasi.

"Sempat ditolong oleh satpam atas nama Agus dan sempat ke pinggir, namun kemungkinan karena arus cukup deras sehingga hanyut kembali," ujarnya.

Status Korban dan Operasi Pencarian

Korban yang telah ditemukan adalah seorang perempuan bernama Gina, yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Bojongsering, Kecamatan Ciparay. Korban lainnya, yaitu Agus, masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan.

"Saudari Gina sudah ditemukan meninggal dunia di lokasi Bojongsering, Ciparay. Sementara, korban atas nama Agus masih dalam proses pencarian," kata Sudi.

Kolaborasi Tim Gabungan

Untuk mempercepat proses pencarian, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan berbagai unsur, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat desa, Satpol PP, serta akan melibatkan tim Basarnas dan Brimob.

"Kami sudah berkolaborasi dan melaporkan kepada Kapolresta Bandung bersama BPBD, kepala desa, Kanit Pol PP Kecamatan Banjaran, serta Kabag Ops yang akan menurunkan tim Basarnas berikut Brimob untuk upaya pencarian," jelas Sudi.

Berdasarkan informasi yang berkembang, korban diduga terbawa arus sejauh sekitar satu hingga dua kilometer dari lokasi awal kejadian, menunjukkan betapa kuatnya arus air di daerah tersebut. Operasi pencarian masih berlangsung dengan harapan dapat menemukan korban yang masih hilang secepat mungkin.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga