BPBD Kalbar Genjot Pembasahan Lahan untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sedang menggencarkan program pembasahan lahan sebagai langkah kunci untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam saat musim kemarau mendatang. Menurut Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, upaya ini difokuskan pada wilayah-wilayah rawan, terutama lahan gambut, dengan tujuan mempertahankan kelembapan tanah dalam skala luas agar tidak mudah terbakar.
Strategi Terpadu dan Tantangan yang Dihadapi
Program pembasahan lahan ini merupakan bagian dari strategi terpadu BPBD Kalbar dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga pertengahan 2026. Selain itu, BPBD juga meningkatkan patroli darat dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait lainnya, untuk memastikan efektivitas pencegahan di lapangan. Namun, Daniel mengakui bahwa pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan sumber air di beberapa daerah rawan karhutla.
Kolaborasi dengan BNPB dan Pemantauan Cuaca
Untuk mengatasi kendala tersebut, BPBD Kalbar membuka opsi mengajukan bantuan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk kemungkinan penggunaan teknologi modifikasi cuaca jika diperlukan. Selain itu, BPBD terus memantau pembaruan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai acuan dalam menentukan langkah-langkah penanganan yang tepat.
Kesiapan Sumber Daya dan Edukasi Masyarakat
Dalam persiapan menghadapi musim kemarau, BPBD Kalbar telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari kesiapan personel dan peralatan hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan karhutla. Dengan optimalisasi sumber daya yang tersedia, BPBD berharap program pembasahan lahan dapat menjadi langkah efektif dalam menekan risiko karhutla serta meminimalkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kalimantan Barat.



