Remaja Bekasi Hilang 13 Hari Ditemukan di Stasiun Cibitung Usai Cekcok dengan Saudara
Remaja Bekasi Hilang 13 Hari Ditemukan di Stasiun Cibitung

Remaja Bekasi Hilang 13 Hari Ditemukan di Stasiun Cibitung Usai Cekcok dengan Saudara

Seorang remaja putri berinisial B (15) dari Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang selama 13 hari, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Stasiun Cibitung. Tim Polres Metro Bekasi berhasil melacak keberadaannya setelah melakukan pencarian intensif menggunakan teknologi pelacakan sinyal telepon genggam.

Insiden Cekcok dengan Saudara Picu Kepergian

Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula dari percekcokan antara korban, yang merupakan siswa kelas XI SMK, dengan saudaranya di rumah. Dalam suasana emosi, sang ibu sempat mengusir anak tersebut, yang kemudian memutuskan untuk pergi dan menghilang tanpa kabar selama hampir dua pekan.

Keluarga telah melakukan berbagai upaya pencarian, mulai dari menanyakan ke sekolah, teman-teman, hingga lokasi praktik kerja lapangan korban, namun belum membuahkan hasil. Akhirnya, mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Unit Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Bekasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Teknologi Pelacakan Sinyal Ponsel Bantu Temukan Korban

Petugas bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk menelusuri keberadaan remaja hilang tersebut. Melalui teknologi pelacak lokasi dari sinyal telepon genggam yang digunakan si anak, petugas berhasil menemukan titik koordinat yang mengarah ke Stasiun Cibitung.

"Penelusuran akhirnya mengarahkan petugas ke Stasiun Cibitung, tempat B ditemukan dalam kondisi sehat," ujar Aliyani. Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif dan mediasi emosional kepada remaja tersebut, yang akhirnya bersedia kembali pulang setelah mengetahui ibunya telah mencari dengan penuh kekhawatiran selama hampir dua pekan.

Remaja Kembali ke Keluarga, Polisi Imbau Komunikasi yang Baik

"Alhamdulillah saat ini B telah kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya," tambah Aliyani. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata peran Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Polres Metro Bekasi mengimbau para orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak guna mencegah insiden serupa.

Orang tua korban menyampaikan terima kasih atas bantuan jajaran kepolisian. "Saya berterima kasih kepada Ibu Kapolres yang sudah membantu menemukan anak saya yang sudah 13 hari saya cari," kata ibu kandung dengan penuh haru di Mapolres Metro Bekasi.

Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan polisi 110 yang siap melayani 24 jam atau melalui pelayanan interaktif Curhat Langsung Bunda Kapolres (CLBK) di nomor 081383990086.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga