Polisi memastikan bahwa dua jasad pria yang ditemukan di dalam selokan saluran air di Jalan Mustikajaya, Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan korban tawuran, bukan aksi kejahatan jalanan seperti begal. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa kedua korban tewas akibat dibacok oleh para pelaku yang terlibat tawuran.
Klarifikasi Polisi: Bukan Begal, tapi Tawuran
"Kami juga meluruskan bahwa yang kejadian di Bekasi Kota, itu bukan korban dari kejahatan jalanan ya, atau curas (pencurian dengan kekerasan). Tetapi itu merupakan karena impact akan dilaksanakannya aksi tawuran," kata Budi Hermanto, Senin (22/6/2026). Ia menambahkan bahwa para pelaku telah melakukan pembacokan terhadap korban. Hingga saat ini, empat orang telah diamankan oleh penyidik dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Empat Pelaku Sudah Ditangkap
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Andi M Iqbal mengonfirmasi bahwa empat orang telah ditangkap terkait penemuan jasad tersebut. "Pelaku empat orang sudah kami amankan," ujarnya, Sabtu (20/6). Andi belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi kejadian dan motif di balik tawuran tersebut. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para tersangka.
Viral di Media Sosial
Penemuan dua jasad pria di selokan ini sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, kedua jenazah terlihat tergeletak telungkup di saluran air. Warga menemukan jasad tersebut pada Jumat (19/6) dini hari. Awalnya, banyak yang menduga bahwa kedua korban adalah korban begal, namun polisi kini telah meluruskan bahwa peristiwa tersebut terkait tawuran.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap tawuran yang berujung pada kematian dua orang tersebut. Keempat pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.



