Kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026). Peristiwa ini menyebabkan kepanikan luar biasa, dengan sejumlah penghuni terjebak di lantai atas dan harus dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Pengerahan 22 Unit Damkar dan 110 Personel
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengerahkan 22 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 110 personel untuk memadamkan api. Pengerahan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap awal sebanyak 13 unit dengan 65 personel, disusul tahap kedua sebanyak 9 unit dengan 45 personel. Hal ini disampaikan oleh Perwira Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo, dalam keterangan tertulisnya.
Laporan kebakaran diterima pada pukul 07.31 WIB, dan tim pemadam mulai bergerak pada pukul 07.32 WIB. Mereka tiba di lokasi pada pukul 07.36 WIB, dan proses pemadaman dimulai pada pukul 07.40 WIB.
Penghuni Lempar Baju Berisi Tulisan Minta Tolong
Salah satu momen dramatis terjadi ketika seorang penghuni yang terjebak di lantai 23 melemparkan sepotong baju lengan panjang berwarna kuning yang bertuliskan "C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN". Petugas posko informasi Damkar Jakarta Barat, Seman, menjelaskan bahwa tulisan tersebut berarti penghuni terjebak di lantai 23, kamar nomor 33, dan terdapat bayi di dalamnya. "Satu dewasa, sama dua anak bayi," ujarnya. Beruntung, penghuni tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat.
Alarm dan Sprinkler Tidak Berfungsi
Seorang penghuni bernama Antonius (47) mengeluhkan bahwa alarm kebakaran dan sprinkler air tidak aktif saat kejadian. Padahal, saat simulasi kebakaran, alarm selalu menyala. "Justru ketika terjadi kebakaran yang sesungguhnya, alarm maupun sprinkler tidak terjadi apa-apa," ujarnya. Ia menduga ketidakberfungsian alarm menyebabkan banyak warga terjebak asap saat hendak keluar. Antonius baru menyadari kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB ketika mendengar hiruk-pikuk penghuni lain dan suara sirene.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya menyatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah alarm berfungsi saat kejadian. Namun, ia mengapresiasi petugas keamanan yang dengan cepat menginformasikan kebakaran kepada pemadam kebakaran.
89 Penghuni Dievakuasi, 20 Dilarikan ke RS
Sebanyak 89 penghuni Apartemen Mediterania berhasil dievakuasi. Proses evakuasi masih terus dilakukan. Kombes Twedi Aditya menyebutkan bahwa 20 orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas. Mereka dirujuk ke RS Royal Taruma, RS Pelni, RS Siloam Kebon Jeruk, dan RS Tarakan. Selain itu, masih terdapat sekitar 20 orang yang memilih tetap berada di unit lantai atas karena kondisi dianggap aman dan lift tidak dapat digunakan.
Sumber Api dari Panel Listrik Basement
Polisi mengungkapkan bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement. Beruntung, api tidak menjalar ke unit hunian. Namun, asap tebal mengepul hingga ke lantai 33. Kombes Twedi menegaskan bahwa tidak ada satu pun unit yang terbakar, meskipun beredar foto di media sosial yang menunjukkan seolah-olah unit hangus. Proses evakuasi masih berlangsung mengingat bangunan memiliki 35 lantai.



