Lemdiklat Polri Gelar Workshop AI untuk Cetak SDM Presisi
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri menegaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri menuju presisi, adaptif, dan profesional. Pernyataan ini disampaikan oleh Plt Kalemdiklat Polri Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi saat membuka Workshop Artificial Intelligence (AI) Lemdiklat Polri pada Senin, 13 April 2026.
AI sebagai Langkah Strategis Transformasi SDM
Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi menekankan bahwa pemanfaatan teknologi AI merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM Polri. Hal ini sejalan dengan transformasi menuju Polri yang presisi, adaptif, dan profesional. "SDM adalah faktor utama organisasi. Peningkatan kualitas dan kapabilitas harus terus dilakukan, termasuk lewat pemanfaatan AI dalam tugas sehari-hari," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa penggunaan AI diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran dengan efektif dan efisien, berbasis teknologi informasi. Workshop ini digelar secara hybrid, yaitu tatap muka dan melalui Zoom, dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah serta terbuka untuk umum, menghadirkan narasumber profesional di bidangnya.
Fokus pada Tenaga Pendidik dan Sinergi
Fokus kegiatan ini menyasar personel Lemdiklat yang juga berperan sebagai tenaga pendidik di satuan pendidikan Polri di seluruh Indonesia. Peserta diminta untuk serius dan bertanggung jawab dalam mengikuti pelatihan ini. "Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan di bidang AI," tegas Andi.
Workshop ini diharapkan menjadi wadah bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, serta mendorong inovasi demi mendukung kinerja Polri yang modern dan terpercaya. Dengan demikian, pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendukung transformasi pendidikan digital di lingkungan Polri.
Dampak Jangka Panjang bagi Polri
Pelatihan AI ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Lemdiklat Polri dalam mendorong transformasi pendidikan digital. Sebelumnya, Lemdiklat juga telah mengembangkan platform Learning Management System (LMS) Presisi yang digunakan di seluruh lembaga pendidikan Polri. Langkah-langkah ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kapabilitas SDM Polri dalam menghadapi tantangan modern.
- Memperkuat sinergi antar satuan pendidikan melalui teknologi.
- Mendorong inovasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dengan integrasi AI, diharapkan Polri dapat lebih presisi dalam mengambil keputusan, adaptif terhadap perubahan, dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Workshop ini menjadi bukti komitmen Lemdiklat Polri dalam menyiapkan SDM yang unggul dan siap menghadapi era digital.



