Legislator Golkar Ravindra Sebut Diplomasi Antar Parlemen untuk Kepentingan Nasional
Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Ravindra Airlangga, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui diplomasi parlemen. Hal ini disampaikannya setelah menerima penghargaan dalam ajang KWP Award 2026, di mana ia dinobatkan sebagai legislator yang fokus pada penguatan strategi diplomasi antar parlemen.
Penghargaan Sebagai Hasil Sinergi Lintas Sektor
Ravindra menyatakan bahwa apa yang dilakukannya sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) bukanlah kerja individual, melainkan hasil sinergi lintas sektor. "Ini bukanlah capaian individu, melainkan hasil kerja bersama dan kolaborasi erat dari seluruh pihak, baik tim BKSAP, rekan-rekan di parlemen, mitra kerja, serta semua yang terus mendorong penguatan diplomasi antar parlemen Indonesia," kata Ravindra pada Jumat, 17 April 2026.
Dia mengakui bahwa pemberian penghargaan ini membawa tanggung jawab besar, sekaligus menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kualitas hubungan luar negeri Indonesia melalui peran aktif anggota dewan. Ravindra menegaskan, dirinya akan terus memerluas jejaring kerja sama internasional melalui diplomasi parlemen, dengan tujuan agar memberi dampak nyata bagi kepentingan nasional di kancah internasional.
Motivasi untuk Meningkatkan Kualitas Diplomasi
"Kehormatan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kerja, memperluas jejaring kerja sama internasional, dan menghadirkan diplomasi parlemen yang semakin berdampak bagi kepentingan nasional," ujarnya. Ravindra menekankan bahwa diplomasi antar parlemen memainkan peran krusial dalam memperkuat posisi Indonesia di dunia, dengan fokus pada isu-isu strategis seperti perdagangan, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dalam mendukung upaya diplomasi ini. Ravindra berharap bahwa penghargaan ini dapat menginspirasi legislator lain untuk lebih aktif dalam forum internasional, sehingga Indonesia dapat lebih efektif dalam memperjuangkan kepentingan nasionalnya.
Sebagai bagian dari komitmennya, Ravindra berencana untuk mengadakan lebih banyak pertemuan bilateral dan multilateral dengan parlemen negara lain, serta terlibat dalam inisiatif global yang sejalan dengan agenda nasional Indonesia. Dengan demikian, diplomasi parlemen diharapkan tidak hanya simbolis, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia.



