Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada tanggal 1 hingga 2 Mei 2026. Peringatan ini dikeluarkan setelah BMKG mencatat adanya peningkatan aktivitas atmosfer yang dapat memicu cuaca ekstrem di beberapa daerah.
Wilayah yang Berpotensi Mengalami Hujan Lebat
BMKG mengidentifikasi beberapa wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Wilayah-wilayah tersebut tersebar di berbagai pulau, mulai dari Sumatera hingga Papua. Masyarakat di daerah-daerah ini diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.
Data Curah Hujan Sebelumnya
Sebelumnya, pada periode 24 hingga 26 April 2026, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, beberapa daerah mencatat curah hujan yang cukup tinggi. Berikut adalah daftar wilayah dengan curah hujan tertinggi pada periode tersebut:
- Papua Selatan: 112,6 mm per hari
- Nusa Tenggara Barat: 70,5 mm per hari
- Sumatera Barat: 63,4 mm per hari
- Bangka Belitung: 63,1 mm per hari
- Nusa Tenggara Timur: 56,5 mm per hari
- Papua Tengah: 54,1 mm per hari
- Sulawesi Selatan: 50,4 mm per hari
Data ini menunjukkan bahwa beberapa wilayah telah mengalami curah hujan yang signifikan, dan potensi hujan lebat pada awal Mei perlu diantisipasi dengan baik.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat untuk tetap waspada dan memantau informasi cuaca terkini. Langkah-langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air, mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin, dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk sangat disarankan. Pemerintah daerah juga diminta untuk menyiapkan langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana.



